Mereka di ikat hatinya oleh Alloh atas dasar permohonan mereka kepada Alloh sebagaimana dijelaskan di dalam al-Qur’an, yang diuraikan di dalam buku Lautan Tanpa Tepi pada judul pertama.

Beberapa gambaran tentang menyambut pecinta kesucian jiwa yang telah saya paparkan, berikut penyambutnya dan yang disambutnya serta semua keterangan di atas, hanya mengenai: 1. Cara menyambutnya/penyambutannya 2. Penyambutnya adalah Alloh SWT 3. Yang disambutnya adalah para nabi dan orang-orang shaleh.

Mengapa orang-orang yang mencintai kesucian jiwa disambut langsung oleh Alloh SWT? Jawabannya adalah karena Alloh SWT Yang Maha Suci dan Alloh sendiri yang melahirkan seluruh manusia dari kandungan ibunya dalam keadaan suci, sebagaimana sabda Nabi Saw:

Kullu mawludin yuladu ‘alal fithroti hatta ya’ruba ‘anhu lisanuhu fa abawahu yuhawidanihi aw yunash shirohnihi aw yumajjisanihi

“Setiap yang dilahirkan itu dalam keadaan fitrah sehingga dia fashih berbicaranya, maka kedua orang tuanyalah yang mewarnainya menjadi Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (H.R. ahli hadits yang empat, at-Thobron, al-Baihaqi, dari al-Aswad bin Sar’i).